Mengenai Denardi

Seorang eksistensialis, penggemar filsafat, dan penulis lepas. Ia mendalami bidang latar belakang sejarah fisafat agama, aktif membuat esai mengenai bidang filosofis, dan menjadi kolumnis lepas di beberapa media.

Sosok seperti Jean-Paul Sartre sangat berpengaruh dalam tulisan-tulisannya. Manusia adalah pribadi yang bebas memaknai kehidupannya. Mengenai bagaimana manusia hidup tidak ada yang namanya kebenaran absolut. Kebenaran tak lain merupakan bentuk refleksi dari idealisme.

Oleh karenanya, manusia dapat membentuk kehidupannya sendiri terlepas dari apa yang dianggap sebagai tujuan semenjak pra-eksistensi yang bersifat a-priori. Eksistensialisme tidak dalam posisi menerima ataupun menolak Tuhan. Eksistensialisme tidak bergelut dengan tema ketuhanan, seperti yang membentuk pemikiran-pemikiran baik itu teisme, ateisme, agnostikisme, deisme, dan sebagainya. Yang menjadi perhatiaan eksistensialisme adalah kehidupan manusia itu sendiri, bagaimana manusia diperhadapkan dengan segala keterbatasan, ketidakkekalan, dan paradoks dalam kehidupan--namun tetap menjadi dirinya sendiri.

Akan tetapi, eksistensialisme sendiri dapat dikembangkan menjadi beragam pemikiran, seperti ada eksistensialisme ateis (seperti Nietzsche--yang juga seorang nihilis) , eksistensialisme teis (seperti Kierkegaard), eksistensialisme buddhist (seperti Seth Hugo Segall), eksistensialisme spiritualis (seperti Paul Tillich), dan absurdisme (seperti Albert Camus).

Tidak ada komentar: